UIN Salatiga Finalisasi Dokumen SPMI sebagai Langkah Menuju Perguruan Tinggi Unggul dan Berdaya Saing Global

Salatiga – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) sukses menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari, 3–5 Agustus 2026. Workshop ini menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal sebagai fondasi peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi menuju akreditasi unggul dan pengakuan internasional.
Kegiatan diikuti oleh pimpinan universitas, para dekan, Ketua Jurusan/Program Studi, Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (JMF), serta tim penyusun dokumen SPMI dari seluruh fakultas di lingkungan UIN Salatiga.
Dalam laporannya, Ketua LPM UIN Salatiga, Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd., menegaskan bahwa implementasi SPMI yang mengacu pada regulasi terbaru bukan sekadar penyusunan dokumen, tetapi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing institusi.
“Rekognisi terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi harus terus ditingkatkan. Implementasi SPMI yang baru ini merupakan salah satu prasyarat penting untuk mewujudkan perguruan tinggi yang unggul. Oleh karena itu, seluruh unit harus memiliki komitmen yang sama dalam mengimplementasikan budaya mutu secara berkelanjutan,” ujar Prof. Budiyono.
Sementara itu, Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., dalam arahannya menekankan bahwa keberhasilan Sistem Penjaminan Mutu Internal tidak hanya ditentukan oleh kualitas dokumen, tetapi terutama oleh konsistensi pelaksanaannya di seluruh unit kerja.
Menurutnya, penguatan budaya mutu harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas riset yang akan memberikan dampak luas bagi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Konsistensi dalam menjalankan SPMI menjadi hal yang sangat penting. Selain itu, riset harus menjadi perhatian utama karena memiliki multiplier effect. Hasil riset akan berdampak pada penguatan pengabdian kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Target besar UIN Salatiga pada tahun 2027 adalah mampu masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR),” tegas Rektor.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag., turut memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta workshop. Beliau mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan penyusunan dokumen SPMI sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan serta memperkuat sinergi antarunit di lingkungan UIN Salatiga.

Suasana workshop semakin bermakna dengan dilaksanakannya penyerahan dokumen SPMI secara simbolis kepada para dekan fakultas. Penyerahan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal di masing-masing fakultas sekaligus memastikan keselarasan kebijakan mutu dari tingkat universitas hingga program studi.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta secara intensif menyusun dan mereviu dokumen SPMI Universitas, dokumen pelampauan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI), serta dokumen SPMI Fakultas. Pada hari terakhir, seluruh peserta melakukan finalisasi dokumen untuk memastikan kesesuaiannya dengan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 serta prinsip PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).
Workshop kemudian ditutup secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. H. Muh. Saerozi, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk terus mengawal implementasi SPMI agar tidak berhenti pada penyusunan dokumen semata.
“SPMI harus terus dikawal dan diimplementasikan secara konsisten sebagai pondasi utama dalam peningkatan mutu institusi. Dari sinilah proses menuju akreditasi yang lebih baik, bahkan akreditasi unggul, akan dibangun. Mari kita jadikan budaya mutu sebagai bagian dari budaya kerja di UIN Salatiga,” pesannya.
Melalui workshop ini, UIN Salatiga kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas, akuntabel, dan berkelanjutan. Implementasi SPMI yang kuat diharapkan mampu memperkuat capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi, meningkatkan rekognisi nasional maupun internasional, serta mendukung target strategis UIN Salatiga untuk meraih pengakuan global melalui Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) pada tahun 2027.
