Benchmarking ke UIN Raden Mas Said Surakarta: LPM UIN Salatiga Perkuat Persiapan Menuju Pemeringkatan Internasional THE dan QS

Surakarta, 22 Oktober 2026 – Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Salatiga, Prof. Dr. Budiyono Saputro, S.Pd., M.Pd., bersama Kepala Pusat Akreditasi dan Pemeringkatan, Rifda Nabila, M.Si., melaksanakan kegiatan benchmarking ke LPM UIN Raden Mas Said (RMS) Surakarta pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kunjungan ini merupakan langkah awal UIN Salatiga dalam mempersiapkan diri menuju pemeringkatan internasional, khususnya Times Higher Education (THE) dan QS World University Rankings.

Kedatangan rombongan UIN Salatiga disambut langsung oleh Ketua LPM UIN RMS Surakarta, Dr. Hj. Hafidah, S.Ag., M.Ag., dan Sekretaris LPM, Fuad Muhammad Zein, M.Ud.
Materi benchmarking disampaikan oleh Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu LPM UIN RMS Surakarta, Dr. Muhammad Nanang Qosim, M.Pd.I., yang selama ini ditugaskan mengelola pendaftaran pemeringkatan internasional di kampus tersebut. Diskusi berlangsung hangat dan terbuka, mencakup alur pendaftaran, kebutuhan data, hingga pengalaman UIN RMS dalam mengikuti siklus pemeringkatan THE.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah penataan publikasi ilmiah sebagai prasyarat dasar pemeringkatan. Penataan ini meliputi penggabungan Scopus ID dan penyeragaman nama afiliasi institusi, serta pelengkapan profil kampus di berbagai basis data global seperti ROR, Wikipedia/Wikidata, dan OpenAlex. Langkah tersebut penting agar seluruh publikasi dosen terbaca secara konsisten di Scopus, SciVal, maupun Webometrics. Sebagai gambaran, THE World University Rankings mensyaratkan minimal 1.000 publikasi terindeks Scopus dalam lima tahun terakhir agar sebuah perguruan tinggi dapat diperingkat.
Selain THE, diskusi juga membahas mekanisme pendaftaran QS World University Rankings. Data yang perlu disiapkan antara lain profil institusi, data program studi, data dosen dan mahasiswa, laporan keuangan tahunan, serta data pengguna lulusan dan mitra institusi. Untuk itu, diperlukan koordinasi lintas unit, antara lain dengan pengelola publikasi dan rumah jurnal serta UPT Karir.
“Benchmarking ini memberi kami gambaran yang sangat konkret tentang apa saja yang perlu dibenahi lebih dulu. Penataan publikasi dan afiliasi menjadi pekerjaan rumah pertama yang akan segera kami tindak lanjuti bersama unit-unit terkait,” ujar Rifda Nabila.
Melalui kegiatan ini, LPM UIN Salatiga berharap dapat mempercepat langkah institusi menuju rekognisi internasional sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antar-PTKIN dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi.
