LPM UIN Salatiga Gelar Refreshment ISO 19011:2026, Perkuat Kompetensi Auditor Internal di Lingkungan UIN Salatiga



Salatiga – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menyelenggarakan kegiatan Refreshment ISO 19011:2026 pada Senin (20/7/2026) melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang tergabung sebagai auditor internal guna meningkatkan kompetensi sekaligus memperbarui pemahaman terhadap pedoman audit sistem manajemen berdasarkan standar ISO 19011:2026.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua LPM UIN Salatiga, Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd. Dalam sambutannya, Prof. Budiyono menyampaikan bahwa pembaruan standar ISO menjadi tantangan sekaligus peluang bagi auditor internal untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya dalam melaksanakan audit mutu.

“Refreshment ini merupakan bagian dari komitmen LPM dalam memastikan auditor internal UIN Salatiga selalu mengikuti perkembangan standar ISO terbaru. Dengan pemahaman yang mutakhir, proses audit internal diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang lebih berkualitas guna mendukung peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan UIN Salatiga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Budiyono menegaskan bahwa audit internal tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun budaya mutu di perguruan tinggi. Oleh karena itu, auditor dituntut memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan standar maupun dinamika organisasi.

Sebagai narasumber, LPM menghadirkan Ir. Solichin Agung Darmawan, MBA., RPA. Direktur PT. Decra Group Indonesia, yang telah berpengalaman dalam bidang audit dan implementasi berbagai standar sistem manajemen. Pada kesempatan tersebut, Solichin memaparkan berbagai pembaruan dalam ISO 19011:2026, mulai dari prinsip-prinsip audit, pendekatan berbasis risiko penguatan kompetensi auditor, hingga strategi pelaksanaan audit yang efektif sesuai perkembangan organisasi modern.

Ia juga menjelaskan bahwa auditor internal dituntut tidak hanya memahami persyaratan standar, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi organisasi melalui proses audit yang objektif, sistematis, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif menyampaikan berbagai pengalaman serta tantangan dalam pelaksanaan audit internal di lingkungan UIN Salatiga. Diskusi tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif auditor dalam mengimplementasikan ISO 19011:2026 secara efektif.

Melalui kegiatan ini, LPM UIN Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem penjaminan mutu internal melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Dengan auditor internal yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan standar internasional, UIN Salatiga optimistis mampu mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.