UIN Salatiga Gelar Workshop Penyusunan Dokumen Pedoman untuk Perkuat Tata Kelola dan Mutu Perguruan Tinggi

Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Pedoman UIN Salatiga pada tanggal 2–4 Juni 2026 di Hotel Edge Semarang. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis universitas dalam memperkuat sistem tata kelola, menjaga kualitas layanan pendidikan, serta mempertahankan capaian akreditasi unggul yang telah diraih.

Acara diawali dengan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Ketua LPM UIN Salatiga, Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa workshop diikuti oleh 45 peserta yang terdiri atas unsur pimpinan, tenaga kependidikan, dan unit terkait di lingkungan UIN Salatiga. Menurutnya, penyusunan dan penyempurnaan berbagai dokumen pedoman merupakan bagian penting dari upaya berkelanjutan universitas dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“Kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar UIN Salatiga untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi serta mempertahankan capaian akreditasi unggul yang telah diraih,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa tantangan pendidikan tinggi di masa depan semakin kompleks sehingga membutuhkan berbagai terobosan dan inovasi dalam tata kelola institusi.

“Berbagai tantangan ke depan harus kita hadapi bersama. Upaya-upaya terobosan perlu terus dipikirkan dan diwujudkan. Salah satunya melalui kegiatan workshop ini yang diharapkan mampu menghasilkan dokumen-dokumen pedoman yang adaptif, relevan, dan mendukung pengembangan universitas,” ungkap Rektor.

Setelah pembukaan, peserta mendapatkan materi dari Wakil Rektor I UIN Salatiga, Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag. tentang “Membangun Budaya Mutu melalui Kelengkapan Pedoman Unit dan Lembaga.” Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa budaya mutu harus didukung oleh dokumen pedoman yang lengkap, jelas, dan selaras dengan standar mutu universitas. Pedoman yang baik akan menjadi acuan bagi setiap unit dan lembaga dalam menjalankan tugas, meningkatkan kualitas layanan, serta mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang efektif dan berkelanjutan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi utama berupa redesain dan penyusunan dokumen pedoman mutu universitas yang didampingi oleh pakar manajemen mutu pendidikan tinggi, Dr. Nuryakin, M.M. Pada sesi ini peserta melakukan pembahasan, penyelarasan, dan penyempurnaan berbagai dokumen strategis universitas. Dalam workshop ini, peserta menyusun dan menyempurnakan puluhan dokumen pedoman yang mencakup aspek tridharma perguruan tinggi, tata kelola kelembagaan, layanan akademik dan kemahasiswaan, pengelolaan sumber daya manusia, hingga sistem penjaminan mutu internal. Dokumen-dokumen tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola universitas yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.

Pada hari berikutnya, peserta melaksanakan kerja mandiri untuk menyelesaikan dan menyempurnakan dokumen-dokumen yang telah dirancang. Proses ini mendapat pendampingan langsung dari Ketua LPM beserta Tim LPM UIN Salatiga sehingga setiap dokumen dapat disusun secara sistematis, terukur, dan sesuai dengan standar mutu yang berlaku. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh dokumen pedoman yang dihasilkan dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan tata kelola universitas yang efektif, akuntabel, dan berkelanjutan. Selain itu, workshop ini juga menjadi bagian dari komitmen UIN Salatiga dalam mewujudkan budaya mutu yang kuat guna mendukung pencapaian visi universitas sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.