Perkuat Budaya Mutu, LPM UIN Salatiga Ikuti Forum Sinkronisasi dan Penyusunan Dokumen SPMI

Padang — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Salatiga bersama beberapa Kepala Pusat (Kapus) Jaminan Mutu Fakultas menghadiri pertemuan nasional LPM Perguruan Tinggi seluruh Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 27–30 April 2026 di Hotel Truntum, Padang. Kegiatan ini mengusung tema “Sinkronisasi dan Penyusunan Dokumen SPMI berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.”

Delegasi LPM UIN Salatiga dipimpin langsung oleh Ketua LPM UIN Salatiga, Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd., yang juga turut berperan aktif sebagai narasumber dalam kegiatan nasional tersebut. Pertemuan ini menjadi forum strategis bagi perguruan tinggi di Indonesia dalam menyelaraskan kebijakan dan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sesuai regulasi terbaru dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pada hari pertama, Senin (27/4/2026), peserta mengikuti sesi materi bertajuk “Menuju Status Terakreditasi Unggul PT Negeri Akademik Mengacu Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 dan IAPT 4.1 BAN-PT.” Materi tersebut disampaikan oleh Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Slamet Wahyudi. Dalam paparannya, Prof. Slamet menekankan pentingnya kesiapan perguruan tinggi dalam menyesuaikan tata kelola mutu dan dokumen akreditasi agar mampu mencapai predikat unggul sesuai instrumen akreditasi terbaru.

Memasuki hari kedua, Selasa (28/4/2026), kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai “Kebijakan Implementasi SPMI PTKI: Sinkronisasi Regulasi dan Tantangan Pascapermendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.” Materi ini disampaikan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A. Dalam sesi tersebut, beliau menjelaskan arah kebijakan penjaminan mutu PTKI serta tantangan implementasi regulasi baru di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.

Selanjutnya, pada sesi kedua hari tersebut, Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd. selaku Ketua Presidium PILJAMU menyampaikan materi bertajuk “Pengantar Teknis dan Panduan Praktis Penyusunan Dokumen SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.” Materi ini memberikan panduan teknis terkait penyesuaian dokumen mutu, mulai dari kebijakan mutu, standar mutu, manual mutu, hingga formulir dan instrumen pendukung lainnya sesuai regulasi terbaru.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung penyusunan dokumen SPMI berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 yang dipandu langsung oleh Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik karena memberikan pengalaman aplikatif dalam merancang dan menyempurnakan dokumen mutu di masing-masing perguruan tinggi. Keikutsertaan LPM UIN Salatiga dalam forum nasional ini diharapkan semakin memperkuat komitmen institusi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi menuju akreditasi unggul.