UIN Salatiga Pertahankan Sertifikasi ISO 21001:2018, Surveillance Dorong Penguatan Budaya Mutu dan Layanan Berstandar Internasional

Salatiga – UIN Salatiga melaksanakan kegiatan Surveillance Audit Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan berdasarkan standar ISO 21001:2018 pada 1–2 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menjaga konsistensi penerapan sistem manajemen mutu pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pemangku kepentingan.
Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri jajaran pimpinan universitas, auditor, serta seluruh unit kerja di lingkungan UIN Salatiga. Auditor, Ir. Solichin Agung Darmawan, MBA., RPA, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan terdapat pembaruan standar ISO yang menitikberatkan pada beberapa isu strategis, di antaranya penguatan aspek perubahan iklim (climate change), penyusunan petunjuk pelaksanaan terkait layanan disabilitas, serta pemetaan tata kelola teknologi informasi (IT) sebagai bagian dari pengembangan sistem manajemen organisasi pendidikan.
Selain itu, auditor juga menegaskan bahwa pelaksanaan surveillance tahun ini difokuskan pada verifikasi tindak lanjut atas temuan audit sebelumnya. Seluruh temuan yang telah direkomendasikan pada audit tahun lalu harus telah diselesaikan. Apabila tidak terdapat perbaikan yang memadai, maka hal tersebut dapat memengaruhi status sertifikasi ISO yang dimiliki institusi.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Salatiga Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag. menyampaikan rasa syukur atas kembali terlaksananya proses audit bersama tim auditor. Beliau berharap hasil surveillance tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, setiap perubahan standar harus disikapi dengan kemampuan beradaptasi sehingga dapat menjadi penguatan dalam tata kelola universitas.
beliau juga menegaskan bahwa implementasi ISO 21001:2018 bukan sekadar memenuhi persyaratan sertifikasi, melainkan menjadi instrumen untuk membangun budaya kerja yang tertib, profesional, dan berkarakter. Melalui penerapan sistem manajemen mutu yang berkelanjutan, diharapkan budaya kerja di lingkungan UIN Salatiga semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan surveillance menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pelayanan publik, khususnya sebagai Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU). Saat ini UIN Salatiga juga telah mengembangkan berbagai sistem digital yang terintegrasi, termasuk dashboard pimpinan yang menghubungkan data dari seluruh unit kerja sebagai upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara auditor dengan seluruh unit kerja guna memberikan pemahaman terhadap proses audit sekaligus memastikan implementasi standar ISO di setiap unit berjalan secara optimal.
Pada hari kedua, kegiatan ditutup dengan penyampaian hasil surveillance. Berdasarkan hasil audit, UIN Salatiga dinyatakan tetap mempertahankan sertifikasi ISO 21001:2018. Meskipun demikian, auditor masih memberikan beberapa temuan yang bersifat minor sebagai bahan penyempurnaan sistem.

Pada acara penutupan, Prof. Dr. Budiyono Saputro selaku Person in Charge (PIC) kegiatan Survaillance ISO sekaligus Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Salatiga menyampaikan bahwa seluruh temuan minor harus segera ditindaklanjuti. Menurutnya, setiap rekomendasi perbaikan merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan dan menjadi bekal penting bagi UIN Salatiga dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai skema akreditasi serta sertifikasi internasional di masa mendatang.
Melalui keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO 21001:2018, UIN Salatiga kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan yang memenuhi standar internasional.
